Selasa, 27 Mei 2014

INDRAPURI, ACEH

 INDRAPURI

Kecamatan indrapuri terletak di Aceh Besar, berbatasan dengan kecamatan Kuta Malaka dan Kuta Cot Glie. Kuta Cot Glie sendiri adalah pecahan dari kecamatan indrapuri. 

jika membicarakan tempat wisata dan tempat bersejarah, Indrapuri punya beberapa tempat wisata dan tempat bersejarah, diantaranya Mesjid Tua Indrapuri, Makam tengku Chik Di Tiro di desa Mureu, yang disandingkan dengan makam Hasan Di Tiro. Ada juga waduk Keliling yang menjadi tujuan wisata keluarga, baik sekedar jalan-jalan atau memancing.

1. Masjid Jami' Indrapuri

Masjid Jami’ Indrapuri, Masjid tua yang diduga dibangun di atas bekas sebuah candi, ketika masyarakat di sekitar daerah tersebut sudah memeluk agama Islam. Masjid tua yang masih dijaga dengan baik hingga kini dan masih berfungsi dan dimanfaatkan oleh kaum muslimin di Indrapuri. Selain menjadi kebanggaan muslim Indrapuri, masjid tua ini juga suda menjadi bangunan tua yang dilindungi Undang undang.

Kini masjid Jami’ Indrapuri selalu ramai oleh jemaah. Di bulan suci Ramadhan masjid ini senantiasa masuk dalam agenda tujuan safari Ramadhan para petinggi kabupaten maupun provinsi, yang ingin bersilaturrahmi dengan warga nya. Kendatipun ukurannya relatif kecil serta letaknya tidaklah di ibukota kabupaten apalagi ibukota provinsi.

Lokasi Masjid Jami’ Indrapuri

Masjid Indrapuri berada di berlokasi di poros jalan Banda Aceh-Medan, masuk ke dalam Desa Indrapuri pasar, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Tak sulit menjangkau Masjid Indrapuri. Dari Banda Aceh, Anda bisa menyewa mobil travel menuju masjid yang atapnya berseng hijau.


2. Waduk Keliling
Sebagai warga indrapuri, saya bangga mengatakan bahwa Waduk Keuliling adalah the Hidden Paradise In Indonesia. anda bisa melihat kata pengunjung di sebuah blog http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2012/12/13/waduk-keuliling-indrapuri-the-hidden-paradise-in-indrapuri-aceh-besar-515608.html.


3. Makam Tengku Chik di Tiro
Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman adalah salah seorang Pahlawan Nasional yang berasal dari Aceh. Beliau adalah seorang ulama dan juga pejuang yang memimpin rakyatnya untuk melawan Belanda. Dibawah kepemimpinannya, Belanda memperoleh banyak kesulitan. Bahkan Kutaraja (sekarang Banda Aceh) sempat diserbu oleh para pejuang Aceh. Untuk menghentikan perjuangan Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman maka Belanda mengirimkan seorang wanita dengan menghidangkan makanan yang telah diberikan racun. Beliau wafat di benteng Aneuk Galong dan dimakamkan disana. Tetapi perang tak lantas selesai, para keturunannya melanjutkan perjuangan Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman hingga seluruh anak beliau wafat.
Areal makam ini sebenarnya bukan mutlak milik Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman tetapi telah menjelma menjadi kompleks kuburan keluarga Tiro. Selain Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman yang dimakamkan di kompleks ini ada beberapa keturunan beliau yang juga ikut dimakamkan disini. Tapi makam Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman sendiri memiliki tempat terhormat di bawah sebuah cungkup bersama dengan seorang keturunannya serta seorang cucu jauh beliau yaitu Hasan Tiro.
Selain makam terdapat sebuah balee yang memajang foto dan penjelasan mengenai Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman dan beberapa keturunan beliau. Selain itu juga terdapat sebuah buku kecil yang berisikan perjuangan keluarga Tiro dalam Perang Aceh.

selain itu masih ada tempat tempat lain yang bagus untuk dikunjungi di indrapuri, salah satunya Krueng Jreu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar